15

Jul 2015

#21 Ruang Indah

Sejauhmana kegembiraan kita menyambut fitrah, sejauh itu yakin kita terukur, dan bagaimana kita mengenal posisi kita di hadapanNya, adalah bagaimana kita mengenal Dia memposisikan kita. Jika kita taat maka posisi kita sedang dinaikkan derajat, jika kita sedang maksiat dan mnuruti hawa nafsu, posisi kita sedang dihinakan, jika anda sedang bersyukur posisi anda sedang berlimpah nikmat, jika anda sedang kufur, posisi anda sedang disiksa  

15

Jul 2015

#22 Position

Dimanakan posisi spiritual anda saat ini? Syekh Abdul Hasan Asy Syadzili memberi arah gerbangnya, Katanya, jika Allah hendak mengangkat derajat anda maka dibukalah pintu ketaatan di depan mata anda. Jika Allah hendak menghina anda, maka Allah membukakan pintu hawa nafsu anda dan menutup pintu taat anda.  

Kita songsong fitrah seperti kegembiraan dan kebahagiaan kita, ketika kembali ke  Alam Lahut saat zaman Perjanjian Suci, “Bukankah Aku INI Tuhanmu, mereka menjawab, Benar Engkau Tuhan kami, kami telah menyaksikan.” Zaman Cahaya Muhammad, lalu kelak kita memandang APA pun dengan CahayaNya.  

Sepanjang bulan Ramadhan Anda dipandang Allah, jika Allah memandangmu, Dia tidak menyiksamu. Apakah kita merasa terus dipandangNya? Seharusnya demikian, agar Husnudzon kita terjaga Dan semakin menanjak. Minallah Billah Lillah  

08

Jul 2015

#18 Hati Pecinta

Allah Swt, memeuhi hati para pecinta (Wali-waliNya) senantiasa mencintaiNya total. Dan Allah Swt, mengkhususkan ruh-ruh mereka untuk menyaksikan keagunganNya.Lalu Allah Swt, menyiapkan hambaran rahasia ruh mereka dengan  untuk menerima amanah ma’rifatNya. Hati mereka ada di taman syurga ma’rifat penuh suka cita. Ruh-ruh mereka berada di taman Malakut penuh dengan penyucian padaNya. Dan Rahasia ruh mereka ada di Lautan Jabarut, full bertasbih padaNya.  

Istiqomah berarti teguh, telaten, rutin dalam menjalankan perintahNya, dan itulah wadah CintaNya dalam jiwa kita, karena kita memprioritaskanNya, dibanding selain Dia. Sampai kita benar-benar Iqomah di hadapanNya, dariNya, bersamaNya, hanya untukNya.  

Ruang sunyi di hati adalah istana ramai syurgawi, pintu kebajikan syurgawi terbuka penuh riasan pesta ruhani, dan pada Sufi bangkit di hadapan Ilahi tak bergeming dalam wuquf di hadapanNya. Terserah Dia  …  

05

Jul 2015

#16 Kata Kunci

Seluruh kata Kunci adalah :1. Bersama Allah atau bersama selainNya2. Anugerah inayahNya mendahului kewalian3. Allah Ada, anda tiada, anda ada Allah tiada4. Kabar gembira ITU Allah, kabar duka ITU makhluk.5. Bergantung pada Allah ITU keterbukaan, bergantung pada makhluk itu Ketertutupan.(Wallahu A’lam)  

Syeikh Ahmad At Rifa’i menegaskan, “Nikmat yang bukan syurga adalah Sirna. Sedangkan cobaan yang bukan neraka adalah ampunan.”. Nikmat adalah tersingkapnya hijab, Dan siksa itu hakikatnya adalah hijab.  Ibnu Athaillah menegaskan, sepanjang anda diberi rizki taat pada Nya secara lahiriyah, dan merasa cukup bersama Allah batin anda, sesungguhnya Allah telah menyempurnakan nikmat padamu.  

Siapa lagi yang mau membangun generasi saleh dan salihah kalau bukan dari keluarga anda sendiri? Orang tua diposisikan mulia, ketika disebut oleh Allah Swt, “Allah memerintahkan untuk tidak menyembah kecuali kepadaNya, dan memerintahkan berbuat baiklah kepada kedua orang tua,” adalah fakta bahwa proses regenerasi khairo umma, yang saleh dan shalih, sangat erat hubungannya dengan tekad dan semangat kedua orang tua, serta penghargaan dan penghormatan besar anak-anak kepada keduanya . Doakan anak-anak