·         Sambutklah RidhoNya dengan ridhomu, karena ridhomu adalah RidhoNya. ·         Gapailah CintaNya dengan cintamu, karena cintamu adalah CintaNya ·         Raihlah jaminanNya dengan kepasrahanmu, karena kepasrahanmu adalah KecukupanNya ·         Datanglah pada panggilanNya dengan melangkah di JalanNya, karena langkahmu kepadaNya adalah PanggilanNya. ·         Jengukklah rahasiaNya dalam rahasiamu melalui ikhlasmu, karena ikhlasmu adalah Rahasia yang dititipkan di dalam rahasiamu. ·         Kembalilah segera kepadaNya dengan taubatmu, karena taubatmu adalah ampunanNya yang mendahului taubatmu.

Kasus Dimas  Kanjeng Taat Pribadi Probolinggo dan AA Gatot Brajamusti, bagi manusia Indonesia bukan hal yang luar biasa. Karena atmosfir magic telah berkembang menjadi industri budaya yang dinikmati oleh semua kalangan. Apalagi  ketika industri spiritual semu (pseduo spiritual)

Memasuki bulan Suci Ramadlan, walau berlalu beberapa hari, berarti kita memasuki Lembah Ilahi, dari hari ke hari, hingga genap sebulan atau 29 hari. Barangkali kita bias terbantu untuk menghayati puasa kita, baik puasa lahir maupun puasa batin, puasa fisik maupun puasa hati kita.

Muhammad Ali, Legenda Sufi dari Dunia Tinju Tanggal 3 Juni 2016, tiba-tiba seluruh dunia menggemuruhkan doa. Doa atas wafatnya tokoh terbesar dunia tinju yang legendaries, Muhammad Ali. Berita meninggalnya mengalahkan seluruh berita apa pun di dunia, dan tak ada hadiah surat Al-Fatihah sebanyak itu dari tokoh modern muslim hari ini dari milyaran bibir yang menggetarkan doa padanya, disbanding buat Muhammad Ali. Muhammad Ali, petinju legendaris yang menyatakan dirinya sebagai “The

Trending pemberitaan hari-hari ini masih soal pemerkosaan anak, kasus racun sianida, dan pergumulan politik di tubuh Partai Golkar dan PPP.  Semuanya berhubungan dengan syahwat, emosi dan hasrat-hasrat. Ibnu Athaillah as-Sakandary pernah menegaskan, bahwa fenomena lahiriyah sesungguhnya akibat dari pancaran bathiniyah.  Bila yang terjadi dalam kehidupan social kita, adalah muara-muara buih yang memuakkan kehidupan berbangsa ini, sesungguhnya itulah fakta batin kita. Fakta kotorang yang sedang menyembul di permukaan. Pendidikan akhlak begitu