Ta’awun, Relationship yang Bercahaya

Proses pergumulan sosial sehari-hari akan terus tumbuh berkembang, pasang dan surut, silih berganti. Inilah perubahan sosial yang tak bisa dihindari.

Ada yang menjadi pelopor perubahan, ada yang menjadi objek perubahan, ada pula yang menjadi korban perubahan, ada yang secara oportunis mencari keuntungan dibalik perubahan, ada pula yang menghambat dan mengancam perubahan, ada yang tetap ingin status-quo, dengan kenyamanan masa lalu dan kemapanan.

Bagi mereka yang memiliki kesadaran akan kehambaan di mata Allah Swt, pasti menginginkan yang lebih baik, sebagaimana sabda Nabi saw, ”Siapa yang hari ini lebih baik dibanding hari kemarin, ia orang yang beruntung. Siapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin, adalah orang yang bangkrut, siapa yang hari ini sama saja dengan hari kemarin adalah rugi.”

Waktu terus berjalan ke depan, dan perubahan tak terhindari, apakah perubahan muncul dari luar maupun dari dalam. Namun perubahan demi perubahan tidak lepas dari interaksi kehidupan sosial kita yang mendasari semua proses itu. Jika saja proses itu didasari pula oleh nilai-nilai keagungan dan keluhuran, akan menjadi sebuah gerakan perubahan yang harmoni namun tetap dinamis.

Diantara nilai yang mesti diwujudkan adalah ”Ta’awun” (saling tolong menolong) terhadap ide ”Al-Birr” (kebajikan) dan ketaqwaan.  Sangat dilarang kita melakukan proses Ta’awun atas dasar hasrat dosa dan permusuhan. (Ta’awanuu ’alal birri wat-taqwa walaa ta’awanu ’alal itsmi wal’udwaan), demikian Allah Swt berfirman.

Mengedepankan dan mendukung kebajikan, harus disertai jiwa ketaqwaan, jika tidak, maka akan menjurus pada hasrat emosi dan nafsu yang membalik dukungan demi hasrat dosa dan permusuhan sosial. Relationship  yang penuh dengan ambisi dan nafsu walaupun dengan simbol-simbol demi dukungan kebajikan dan ketaqwaan, bisa melahirkan intrik sosial yang negatif, dan hipokrit.

Nur atau Cahayalah yang menggugah kesadaran kita. Yaitu Nur yang tersembunyi dibalik kebajikan dan ketaqwaan itu sendiri.

Read 1272 times Last modified on Monday, 08 December 2014 16:51