Syeikh Abul Qosim Al-QusyairyLangkah pertama yang harus dijejakkan oleh penempuh (al-murid) tharikat ini, adalah ia harus melangkah di atas jalan kejujuran hati yang benar, agar benar pula membangun yang berdasarkan prinsip yang shahih. Sebab para syeikh

10

Nov 2009

Mimpi Kaum Sufi

Syeikh Abul Qosim Al-QusyairyAllah swt. berfirman:”Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan dunia dan di dalam kehidupan di akhirat.” (Q.S. Yunus: 64). Dikatakan, “Yang dimaksud ayat tersebut adalah mimpi yang baik

Makna WaliApakah artinya Wali?Untuk mengenal makna Wali, ada dua titik pandang: Pertama, Wali ber-wazan: fa’iil, bentuk mubalaghah dari faa’il, seperti `aliim, qadiir, dan yang sejenisnya. Makna terminologinya adalah: Orang yang senantiasa berkompeten dalam ketaatannya, tanpa dicelahi oleh kemaksiatan.

Syeikh Abul Qosim Al-QusyairyMunculnya karamah bagi para Wali adalah sesuatu yang berkenan. Dalil atas perkenannya: bahwa munculnya karamah tersebut merupakan perkara yang kejadiannya irrasional. Munculnya tidak menghilangkan dasar-dasar prinsipal agama.

30

Jun 2009

Tauhid

Syeikh Abul Qosim Al-QusyairyAllah swt. berfirman:“Dan Tuhan kamu sekalian adalah Tuhan Yang Esa. (Q.s. Al-Baqarah:163).

Syeikh Abul Qosim Al-QusyairyAllah swt. berfirman:“Dia-lah Tuhan yang menjadikan kamu dapat berjalan di daratan dan (berlayar) di lautan.”(Q.s. Yunus: 22). Riwayat dari Ibnu Umar r.a, bahwa Rasulullah saw apabila

07

Apr 2009

Dzikir

Syeikh Abul Qosim Al-QusyairiAllah swt. berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman, berdzikirlah kepada Allah dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya.” (Q.s. Al Ahzab: 41).

26

Dec 2008

Kefakiran

Syeikh Abul Qosim Al-QusyairiAllah Swt berfirman: “(Infaq itu) untuk orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang kaya karena (mereka) memelihara diri dari

18

Oct 2008

Kewalian

Syeik Abul Qosim al-Qusyairy“Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekha­watiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (Q.s. Yunus: 62). Diriwayatkan  oleh Aisyah r.a. bahwa Rasulullah saw bersabda: